Articles on Bayi
Displaying 21 - 32 of 32 articles
Sebuah riset di Belanda berkesimpulan persalinan sesar tidak selamanya memberikan dampak positif kepada ibu karena dapat meningkatkan risiko kematian ibu 3 kali lebih besar dibandingkan lahir normal.
Komunikasi dan hubungan yang buruk antara ibu muda, suami, dan orang tua kandung serta mertua, tanpa disadari menjadi suatu budaya yang berdampak buruk pada kesehatan ibu dan bayi.
Menormalisasi kesetaraan ASI dan formula berpotensi membuka kembali celah komersialisasi susu formula dan menjadikan perjuangan selama ini sia-sia.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menyatakan bahwa menyusui merupakan pemberian makan bayi yang aman dan terjamin, serta pemberian formula harus dilakukan dengan hati-hati.
Terbang bersama tangisan bayi cukup melelahkan, namun bayi juga memiliki hak yang sama sebagai penumpang untuk berekspresi di pesawat. Awak kabin seharusnya juga terampil melayani penumpang bayi.
Riset menemukan bahwa tidur telentang selama trimester terakhir meningkatkan lahir mati sebesar 2,6 kali.
Banyak RS yang tidak mengizinkan bayi sekamar dengan ibunya atau hanya mengizinkan rawat gabung apabila ibu memilih kamar perawatan kelas 1.
Hormon pembentuk alat reproduksi laki tidak hanya diproduksi oleh testis.
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa 14% dari orang yang diteliti melaporkan bahwa mereka memiliki ingatan sejak berusia setahun atau bahkan lebih muda. Namun ingatan tersebut tampaknya sekadar fiksi semata.
Besarnya campur tangan keluarga baik itu orang tua maupun mertua dari ibu dalam perawatan bayi juga mempengaruhi ibu dalam memberikan ASI secara eksklusif pada anaknya.
Memegang bayi hangat dan dekat saat memberikan makanan adalah bagian besar dari mereka merasa aman dan dicintai.
Testosteron yang rendah itu hal bagus untuk menjadi ayah yang pengayom. Begini alasannya.











