Universitas Negeri Yogyakarta
Links
Articles
Tidak semua orang merayakan Idulfitri dengan suka cita. Bagi yang sedang berduka, rasa kehilangan bisa terasa sangat nyata.
LPDP makin galak di 2026: Sanksi pajang nama & denda miliaran rupiah
CC BY57.5 MB (download)
Di tengah upaya Indonesia membangun ekosistem pengetahuan yang tangguh, isu mengenai penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang enggan kembali ke Tanah Air kembali mencuat di awal…
Brain rot mudah menimpa anak-anak dan remaja karena overstimulasi digital akibat paparan konten media sosial berlebihan.
Tantangan untuk mengembangkan karier di era transisi yang cepat dan tidak dapat diprediksi menuntut zilenial untuk beradaptasi.
Pemerintah mewacanakan penerapan pinjaman pendidikan untuk mengatasi persoalan tingginya biaya kuliah. Namun, bukti-bukti menunjukkan hal ini perlu dikaji ulang. Mengapa?
Pemerintah menyebutkan bahwa pendidikan tinggi bukanlah wajib belajar sehingga memerlukan bantuan dari masyarakat dalam bentuk dana. Benarkah?
Prabowo mengklaim bahwa proporsi perempuan di bidang STEM, khususnya di Unhan dan politeknik vokasi di Atambua, sangat besar. Benarkah?
Pendidikan inklusif berkaitan dengan akses dan partisipasi semua siswa. Namun, beberapa inisiatif yang dilakukan di sekolah-sekolah malah bersifat eksklusif. Apa saja contohnya?
CC BY64.6 MB (download)
Kasus bunuh diri yang terjadi di kalangan mahasiswa Indonesia belakangan ramai diperbincangkan. Belum lama ini, seorang mahasiswi di Sidoarjo, Jawa Timur, ditemukan meninggal dunia di dalam mobilnya dan…
Permasalahan kesehatan mental yang ditimbulkan dari efek cuaca panas belum banyak menjadi perhatian masyarakat.
Promosi bahasa daerah kepada masyarakat, pelajar, dan anak muda perlu menekankan bahwa bahasa daerah adalah “aset” dalam berkomunikasi, bukan hanya beban warisan.
Pakar mendesak pemerintah untuk membenahi manajemen keamanan kerumunan (Crowd Safety Management) dan pemahaman terhadap karakter penggemar sepak bola.
Banyak orang tua mulai meninggalkan kesan tradisional dalam kosakata bahasa daerah dan cenderung memilih kosakata bahasa asing dalam pemberian nama untuk anak-anak mereka.
Berlawanan dengan pendapat umum, penelitian menunjukkan bahwa praktik multibahasa tidak memiliki efek buruk pada prestasi akademik siswa
Contrary to popular opinion, multilingual practices do not have any negative effect on students’ academic achievement.
Anak mempelajari bahasa melalui interaksi dengan berbagai orang yang berbeda. Namun, pembatasan sosial akibat pandemi COVID-19 berpotensi menghambat proses pemerolehan bahasa tersebut.
Baik tua maupun mereka, setiap orang yang belajar bahasa lain tampaknya memiliki peluang yang sama untuk menjadi pembicara yang sangat mahir selama mereka ditempatkan di lingkungan yang mendukung.
Second-language learners from different age groups seem to have equal chances of becoming highly proficient speakers as long as they are placed in a supportive environment.

















