Universitas Islam Negeri Ar-Raniry
Universitas Islam Negeri Ar-Raniry (UIN Ar-Raniry), sebelumnya, adalah Institut Agama Islam Negeri Ar-Raniry yang resmi berdiri pada tanggal 5 Oktober 1963 berdasarkan Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 89 Tahun 1963. IAIN Ar-Raniry menjadi IAIN ketiga di nusantara setelah IAIN Sunan Kalidjaga Yogyakarta dan IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Pada tanggal 5 Oktober 2013 Perguruan Tinggi ini berubah dari Institutut menjadi Universitas melalui PERPRES No. 64 Tahun 2013 dan dinamakan Universitas Islam Negeri Ar-Raniry (UIN Ar-Raniry).
Links
Articles
Nilai-nilai Islam, seperti “fikih difabel” memiliki keselarasan dengan prinsip-prinsip pendidikan inklusif di Indonesia.
The enactment of the Aceh Language Qanun raises an important question: Does language play a role in building peace in post-conflict areas?
Penetapan Qanun Bahasa Aceh menimbulkan pertanyaan penting. Seberapa besar peran bahasa dalam membangun perdamaian di wilayah pasca-konflik?
Pengurangan risiko kekerasan seksual di pesantren memerlukan integrasi antara kebijakan anti kekerasan seksual dalam kurikulum serta pengarusutamaan peran santri.
Media sosial memberikan peluang yang lebih signifikan bagi caleg perempuan untuk mempromosikan diri dan meningkatkan elektabilitasnya dalam pemilu.
Social media provides more significant opportunities for female candidates to promote themselves and increase their electability in elections.
Riset saya di Aceh menunjukkan trauma yang dialami amak ketika kecil bertahan hingga dewasa.






